DjoeRinjani Indosat 085647 55 2287 WA
Djoko Sulistyo CONTACT PERSON : Indosat 085647 55 2287 / PIN BB : 2252BEF7

djoe

djoe
indahnya di puncak merapi

Gunung argopuro

cikasur Argopuro

bunker kaliadem

gunung merapi

gunung lawu

PosIV CemoroKandang

gunung semeru

danau ranukumbolo

Gunung lawu

posIV cemoro sewu

Selasa, 21 Oktober 2014

contact persons

djoe
Email : joe.cahcool@gmail.com

Jumat, 06 Juni 2014

D'makrab kuliah adek kelas


Tawang mangu 2011

super grojogan sewu



the penampakan 

Kamis, 25 Juli 2013

amazing of semeru

pagi yang damai di ranu kumbolo...dapat salam dari semeru, perlahan sinar mentari masuk menerobos sela - sela dedaunan, pohon pinus, dan burung- burung pun mengeluarkan nyanyian2 pagi, tanda hari baru akan dimulai.

mencari inspirasi di kedamaian danau yang hijau.....
menunggu sun rice di tepi danau
ranukumbolo yang eksotis


camp tenda ditepi ranu kumbolo..

menuju puncak mahameru.......

Selasa, 26 Februari 2013

Bengawan Solo biking



Bengawan Solo biking

Sungai bengawan Solo saat kemarau

 
perjalanan dengan landskap persawahan


sejenak melepas lelah direrumputan hijau
minum dulu bray..

selfi di sebuah rumah tua.


 
 Pohon angker di pekuburan tua yang  besar dan tinggi


di semak semak golek in spirasi


Selasa, 19 Februari 2013

jejak deburan ombak pantai selatan

Susur pantai ujung selatan jawa



bagi anda yang suka deburan ombak pantai, yang masih bersih dengan pasirnya yang putih anda tak perlu repot2 pergi ke Bali ataupun lombok. Karena di selatan jogja, di gunung kidul pun kita bisa menikmati keindahan pantai yang masih sepi.tentu saja dengan pemandangan yang eksotis.mulai dari baron,kukup krakal,sepanjang,drini, slili, sundak, indrayanti dll

penunjuk arah ke pantai Drini

kalo kamu laper and pengen makanan laut murah, kenyang, and pokwe alias ambil sendiri kamu bisa makan di pantai drini. ane makan 2 porsi dengan gorengan ikan laut segar fresh, es susu coklat plus aqua botol 1..cuman habis Rp27.000,-
 

ikan laut fresh from d wajan abis disantap

penunjuk arah ke gerbang pantai drini


 PINTU MASUK MENUJU PANTAI SEPANJANG

NAMPANG DI KAPAL NELAYAN @ PANTAI DRINI

INDAHNYA PANTAI SLILI DENGAN PULAU DITENGAHNYA

BERJEMUR DENGAN PASIR PUTIH DI PANTAI SLILI

Senin, 18 Februari 2013

ekspedisi gunung lawu with northgreen


 Gunung lawu 
 dibalik singgasana brawijaya yang moksa ....

Berawal dari ajakan  anak2 Northgreen Jakarta pada 25 January 2013, yang akan mengadakan pendakian ke gunung Lawu .Demi menyambut tamu jauh saya dan teman solo lain ( aan and ngeslow ) mengantar mereka menuju ke puncak. Sehabis jumatan saya naik motor bersama ngeslow , yang saat itu kurang fit badan memaksa juga untuk mengantar mereka ke basecamp, walupun gk ikut naik ke puncak.sehabis sholat asar kita mulai berangkat naik, cuaca saat itu bener2 buruk. Kabut tebal menyelimuti  perjalanan menuju pos 1. Saya bersama mbah kawit,aan, bang alil dan teman2 Northgreen merangsak pelan2 menuju pos 2 dengan waktu tempuh mencapai 2 jam.


Kita istirahat sejenak di mata air 1 sekitar pukul 16.30 wib,bercengkrama sejenak sambil ngopi yg tlah menjadi trademark mbah kawit, menutup senja itu dengan riuh keceriaan.lanjut ke pos 1 hari mulai beranjak gelap dan cuaca mendadak berubah drastis tau tau kabut tebal datang dan hujan pun turun.setelah semua rombongan memakai raincoat masing2, perjalanan kita lanjutkan. Aku di depan bersama aan mengawal anak kelas 1 SD yang bernama Aymar. Anak itu gesit sekali dan seolah tak pernah lelah untuk melangkahkan kaki2 kecilnya.Gunung seolah menjadi taman bermain baginya, hanya kantuklah yang akhirnya menghentikanya juga sekaligus bagi kami semua.Karena cuaca begitu buruk waktu itu, hujan disertai angin yang kencang.akhirnya kami memutuskan untuk buka tenda di pos 3.

Malam itu terasa ada yang aneh di pos3 cemoro sewu, aku tak bisa memejamkan mata . Setelah sholat Isyak aku langsung masuk tenda,karena serangan rasa kantuk dan capek.malam itu nggak ada susu ataupun kopi, hanya mie goreng yang tidak begitu matanglah yang mengisi kerongkonganku, karya si Aan. Dasar bedebah kecil, malam itu tak henti2nya dia mengaromai tenda dengan ledakan2 kampret dari ujung pantatnya. Bau bangkaipun kalah menyengat dibanding ledakan gas tektoniknya, dasar kampreett…!. Perasaanku mengatakan ada seseorang yang mendekat mengitari tenda kami, tetapi saat aku teriyaki tidak ada balesan suara. Aneh memang, Badai anginpun tak henti2nya berteriak, seng yang menjadi penutup pos3 pun bernasib sial, ia terbawa angin dan jatuh terhempas.Malam itu tidak ada cara untuk membuat tidur yg pulas, atau mungkin karena aku menahan kencing yang seharusnya aku buang.Aku kalah dengan rasa malas dan nyaman di dalam tenda yang akhirnya akan menjadi salah satu penyumbang masalah terbesar yang menyebabkan ketidakbisaan mataku untuk terpejam.Baru setelah jam4 pagi akupun mengumpulkan semangad untuk keluar tenda walau dingin menerpa.Sholat subuh dan meliat awan pagi dan sunrice diatas kota magetan, subhanalloh begitu indahnya.
Aku pun mengantar anak2 NorthGreen ke puncak bersama aan dan mbah kawit tentunya.sampai di puncak sekitar pukul 08.30 .Foto foto  narsis pun selesai kita gelar hingga bikin video rasa syukur..tepat pukul 10.00 kita meninggalkan puncak dan kembali ke pos3  Untuk turun kebawah.tiba di pos3 kita sudah disambut oleh aroma masakan ikan asin khas madein bang alil,jadi menggugah sekera untuk makan.ada sosis,otak2, nugget, dan juga mierebus tentunya.Mantabb….sobt !!!!........yoiiiii…

Selesai packing dan bersih2 sampah kita semua turun sekitar pukul 2 siang. Ditemani dengan hujan rancak disepanjang perjalanan turun , yang membuat perjalanan kami begitu syahdu. Hingga menginjakkan kaki tepat di basecamp cemoro sewu sekitar pukul 16.30wib
berikut suasana keceriaan  diatas awan , laksana 5cm diatas puncak lawu
cayoo..mameen..
Berpelukan diatas awan
celebration dipuncak hargo dumilah
indahnya diatas awan

semangad diatas awan
Terbang di atas awan

 bersama tiffani and frank

Jumat, 18 Januari 2013

Air terjun Njumog Karanganyar Miniatur Grojogan Sewu


 Menuruni 116 anak tangga menjadi tantangan saat Anda tiba di tempat wisata air terjun Jumog di Karanganyar, Jawa Tengah. Namun, Anda tak bakal merasa lelah jika menikmati pemandangan yang disuguhkan sepanjang perjalanan.

Air terjun Jumog merupakan wisata andalan di Kabupaten Karanganyar. Objek wisata ini berada di kaki Gunung Lawu, tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso. Atau, sekitar 41 Km dari Solo.
Udara sejuk dan hamparan pepohonan rindang mengelilingi tempat wisata ini. Anda tak akan kepanasan saat menuruni anak tangga yang terbuat dari semen lantaran naungan pohon-pohon pakis di sisi luar tangga yang menempel tebing.
Memang, selesai menapaki anak tangga, Anda tak langsung menemukan air terjun tersebut. Anda masih harus berjalan sekitar 100 meter untuk menemukannya dibalik tebing. Tapi, suasana yang sejuk dan pemandangan hijau yang menyegarkan tak bakal membuat bosan.

Air terjun Jumog sempat dijuluki Surga yang Hilang. Pasalnya, sebelum resmi dibuka untuk umum pada 2004, air terjun ini ditutupi semak belukar. Akhirnya, warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Berjo bergotong royong membabat semak dan membuka jalan sehingga air terjun ini bisa dilihat umum.
Tinggi air terjun ini hanya sekitar 30 meter. Debit airnya tak terlalu besar meski hujan turun dan tak terlalu sedikit meski musim kemarau datang. Airnya begitu jernih dan segar. Biasanya, pengunjung bermain dan merendam kaki di aliran sungai yang meneruskan limpahan air terjun.
Di depan air terjun, Badan Umum Milik Desa (BUMDes) Berjo yang mengelola tempat wisata ini membuat jembatan. Lokasi ini menjadi tempat favorit pengunjung berfoto dengan latar air terjun. Pengelola juga membuat bangku-bangku dari kayu yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk melepas lelah dan menikmati kawasan wisata ini.




Tetap Pose Dibawah guyuran air terjun njumog....hehe
Paket Wisata Air terjun njumog dan Telaga Madirda, Mberjo Karanganyar
 Semburat Air dari Puncak air terjun

Segarnya dibawah Guyuran air terjun njumog...eemmm... sueger mas broo!!!
Betapa kecilnya kita...diantara alam ciptaanya...Subhaanalloh..!!!